Kediri Hits Simpang Lima Gumul SLG Kediri Wisata Kediri Wisata Kediri 2026

Panduan Wisata Simpang Lima Gumul SLG Kediri 2026: Tiket, Rute, Spot Foto

Bangali Oktober 26, 2026
ABM Garage

ABM Garage

Publisher sejak 2017

[JELAJAH KEDIRI] Panduan Wisata Lokal — CUPLISOTW

Oleh CuplisOTW · Kediri · cuplisotw.blogspot.com

Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ikon megah mirip Arc de Triomphe Paris
Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri berdiri megah di pusat persimpangan lima arah — Dok: cuplisotw.blogspot.com

Selamat datang di Kediri, Bro! Kalau main ke Kediri tapi belum foto di bawah monumen megah mirip Arc de Triomphe Paris, rasanya belum sah. Namanya Simpang Lima Gumul (SLG), ikon kebanggaan Kabupaten Kediri yang berdiri gagah di titik temu 5 jalur utama: Kota Kediri, Pare, Pagu, plosoklaten, dan Pesantren.

Memasuki tahun 2026, kawasan SLG makin tertata rapi. Bukan sekadar bangunan bersejarah, lokasi ini kini menjadi pusat nongkrong outdoor, wisata kuliner malam, serta destinasi santai murah meriah buat keluarga maupun rombongan luar kota.

1. Daya Tarik SLG: Kenapa Disebut Paris-nya Jawa Timur?

Relief sejarah Kerajaan Kediri di dinding monumen SLG Kediri
Ukiran relief sejarah Kerajaan Kediri di dinding monumen utama SLG — Dok: cuplisotw.blogspot.com

Monumen ini memiliki tinggi 25 meter dengan luas bangunan mencapai 804 meter persegi. Di setiap dinding luarnya terukir relief seni yang menceritakan perjalanan sejarah Kediri, mulai era Kerajaan Kadiri hingga era modern. Saat sore hari, pantulan cahaya matahari terbenam di sela-sela arsitektur monumen menjadi momen favorit wisatawan untuk berburu foto siluet.

Area sekeliling monumen juga terus dipercantik. Sisi utara dilengkapi taman hijau terbuka yang nyaman dipakai untuk olahraga pagi, senam, hingga tempat bermain anak-anak.

2. Akses Terowongan Bawah Tanah (Wajib Lewat Sini!)

Terowongan bawah tanah SLG Kediri akses aman menuju monumen dengan lampu LED
Terowongan bawah tanah menuju monumen SLG yang bersih, aman, dan terang — Dok: cuplisotw.blogspot.com

Bagi pengunjung pemula, penting diperhatikan bahwa area lingkar luar SLG merupakan jalan raya lingkar utama yang padat lalu lintas kendaraan besar. Pengunjung dilarang keras menyeberang langsung di permukaan jalan demi keselamatan.

Akses menuju monumen utama telah disediakan melalui terowongan bawah tanah yang bersih, terang, dan aman. Pintu masuk terowongan berada di area parkir timur dan parkir barat. Di sepanjang lorong terowongan, terdapat galeri foto serta edukasi sejarah Kediri, sehingga perjalanan menuju lokasi utama terasa nyaman bagi orang tua maupun anak-anak.

3. Informasi Operasional 2026: Tiket, Parkir, dan Kuliner

  • Tiket Masuk Monumen: GRATIS (Tanpa biaya tiket masuk kawasan).
  • Biaya Parkir Resmi: Sepeda Motor Rp 3.000 – Rp 5.000 | Mobil Rp 5.000 – Rp 10.000 (menyesuaikan hari libur/event).
  • Jam Operasional: Area luar/taman buka 24 jam. Terowongan bawah tanah & pelataran monumen utama buka pukul 08.00 – 22.00 WIB (Waktu paling ramai pukul 16.00 – 21.00 WIB).
  • Pasar Kuliner Malam: Beroperasi sore hingga malam hari. Menyediakan kuliner khas Kediri seperti Sate Bekicot, Tahu Pong, Gethuk Pisang, dan Es Dawet mulai dari Rp 5.000-an.

4. Panduan Rute Menuju SLG: Dari Luar Kota Kediri & Luar Provinsi

Lokasi Simpang Lima Gumul sangat strategis di jalur utama penghubung antarkota. Berikut panduan navigasi terlengkap untuk rombongan kendaraan pribadi maupun transportasi umum:

A. Rute Dari Luar Kota Kediri (Jawa Timur)

  • Dari Surabaya & Sidoarjo (Tol & Non-Tol): Lewat Tol Trans-Jawa, keluar di Gerbang Tol Bandar Kediri (Kertosono). Ambil arah ke Kota Kediri via Purwoasri/Pagu langsung menuju SLG, atau via Jembatan Brawijaya Kediri - Jl. A. Yani - belok kiri menuju Ngasem/SLG (Jarak ~130 KM).
  • Dari Malang / Batu: Jalur Pujon - Kandangan - Pare - lurus ke selatan menuju SLG (Jarak ~90 KM, waktu tempuh ±2,5 jam).
  • Dari Blitar / Tulungagung: Rute Blitar - Kanigoro - Kras - Kota Kediri - ambil jalur lingkar timur (Pesantren) langsung tembus di simpang SLG.
  • Dari Nganjuk / Jombang: Jalur arteri Kertosono - Gampengrejo - ambil arah simpang lima di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem.

B. Rute Dari Luar Provinsi (Jawa Tengah, DIY, Jabar, Jakarta, & Bali)

  • Dari Jateng / DIY / Jabar / Jakarta (Kendaraan Pribadi via Tol): Ambil Tol Trans-Jawa rute Solo - Ngawi - Nganjuk. Keluar di Gerbang Tol Nganjuk atau GT Bandar Kediri, lalu ikuti petunjuk jalan ke arah Kediri/SLG. Dari Jakarta/Jabar butuh tempuh ±8-10 jam via Tol Full.
  • Naik Kereta Api (Luar Provinsi): Turun di Stasiun Kediri (KD). Dari stasiun, kamu bisa menggunakan transportasi online (Gojek/Grab) atau angkutan umum dengan jarak tempuh hanya ±15 menit (sekitar 7 KM).
  • Naik Pesawat Terbang: Mendarat di Bandara Internasional Dhoho Kediri (DHX). Dari bandara, tersedia taksi bandara atau bus pemadu moda langsung menuju pusat kota dan kawasan SLG (~20-25 menit). alternatif lain bisa mendarat di Bandara Juanda Surabaya (SUB) lalu lanjut bus/travel via Tol.
  • Dari arah Bali / Banyuwangi: Jalur Jalibar/Tol Probolinggo - Pasuruan - Gempol - keluar GT Bandar Kediri atau via Jalur Selatan (Malang - Pare - SLG).

Tips penting navigasi: Saat menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps, ketik kata kunci spesifik "Monumen Simpang Lima Gumul" (bukan hanya "SLG" agar tidak diarahkan ke area pemukiman atau nama toko). Gunakan kantong parkir resmi di Sisi Timur (dekat Masjid SLG) atau Sisi Barat. Dilarang memarkir kendaraan di bahu jalan raya provinsi.

Saran waktu kunjungan: Saat akhir pekan atau libur nasional, disarankan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 – 16.00 WIB untuk mendapat tempat parkir yang nyaman. Lampu sorot monumen akan dinyalakan secara berkala mulai pukul 18.30 WIB, menyuguhkan pemandangan malam yang megah.

5. Rekomendasi Spot Foto & Aktivitas Terbaru 2026

  1. Lorong Terowongan LED: Dinding terowongan bawah tanah kini dilengkapi pencahayaan LED estetis yang bagus untuk latar foto modern.
  2. Taman Bunga Sisi Utara: Area ruang terbuka hijau yang tertata rapi dengan tanaman hias musiman, cocok untuk bersantai pagi.
  3. Lantai Atas Pusat Kuliner: Mengambil foto monumen secara utuh dari sudut ketinggian area sentra kuliner.
  4. Wahana Keluarga: Disediakan penyewaan mini jeep, sepeda listrik, dan delman hias untuk berkeliling kawasan luar monumen.

Simpang Lima Gumul bukan sekadar tempat berfoto, melainkan ruang publik yang aman, bersih, dan terjangkau bagi siapa saja yang berkunjung ke Kediri. Selalu jaga kebersihan kawasan dengan membuang sampah pada tempatnya serta mematuhi aturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Sudah pernah berkunjung ke SLG tahun ini, Bro? Bagikan pengalaman atau pertanyaanmu di kolom komentar!

Foto profil CuplisOTW blogger Kediri
Ditulis oleh
Jelajah Kediri & Info Teknologi — cuplisotw.blogspot.com
Pesan Komentar: Silakan tinggalkan komentar yang sopan dan sesuai topik artikel ya, bro.

Komentar

« Baru Beranda Lama »
BREAKING NEWS
close