Jalan Stadion Gelora Daha Jayati Diperlebar Jadi 14 Meter
Kalau kamu pernah nonton bola di stadion dan pulangnya stuck di jalan sempit, kamu bakal paham kenapa proyek ini penting banget. Pemerintah Kabupaten Kediri akhirnya jawab keluhan itu dengan aksi nyata.
Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang digadang-gadang jadi stadion termegah di Kediri Raya, sekarang dapat perhatian serius di bagian akses. Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, nggak mau stadion megah tapi aksesnya masih seret. Instruksinya jelas: bikin jalan yang lebar, kuat, dan aman untuk semua.
Sisi Utara
Dari 7 meter → 14 meter
Panjang 165m
Konstruksi beton rigid super kuat
Sisi Selatan
Lebar 24 meter (paling lega!)
Panjang 140,5m tahap awal
Konstruksi aspal mulus
Kenapa Harus Diperlebar? Ini Alasannya
Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, pelebaran ini bukan sekadar proyek fisik. Ini soal kenyamanan dan keselamatan. Bayangkan kalau ada final Liga 3 atau konser besar, ribuan orang keluar masuk dalam waktu bersamaan. Kalau jalannya cuma 7 meter, bisa kebayang kan macetnya kayak apa?
Dengan total lebar 14 meter di utara, dua bus besar bisa papasan dengan aman, plus masih ada ruang untuk pejalan kaki. Apalagi konstruksinya pakai beton rigid, jadi nggak gampang rusak meski dilalui kendaraan berat. Ini investasi jangka panjang, bukan tambal sulam.
"Untuk proyek kali ini kita lakukan pelebaran lagi 7 meter dengan konstruksi beton. Jadi nanti total lebar jalan di sisi utara menjadi 14 meter," ungkap Irwan, Sabtu (19/9/2026).
Paling Keren: Jalur Suporter Dipisah Total
Nah, ini yang bikin proyek GDJ beda dari stadion lain. Pemkab Kediri sudah koordinasi langsung dengan PSSI terkait SOP keamanan. Mereka belajar dari banyak kejadian di stadion lain, di mana gesekan sering terjadi karena suporter home dan away bertemu di satu jalur yang sama.
Solusinya? Dipisah total. Mulai dari parkir sampai pintu masuk, jalurnya beda.
Akses paling lebar 24 meter, dirancang untuk menampung ribuan suporter Persik Kediri dan warga lokal.
Lebih steril, aman, dan langsung terhubung ke pintu pemain dan tribun VVIP. Tidak akan bertemu jalur selatan.
Dengan sistem ini, potensi gesekan bisa diminimalisir sejak dari jalan, bukan cuma di dalam stadion. Ini standar keamanan stadion modern yang sudah diterapkan di Eropa. Dan Kediri mulai menerapkannya sekarang.
Progresnya Sudah Berapa? Kapan Jadi?
Pekerjaan fisik dimulai. Alat berat masuk, pengecoran sisi utara dan pengaspalan sisi selatan berjalan bareng.
Selesai 165 meter (utara) dan 140,5 meter (selatan). Jalan sudah bisa dipakai untuk uji coba akses.
Jadi kalau ditanya, "bulan depan udah bisa lewat belum?" Jawabannya: InsyaAllah sudah. Targetnya akhir Oktober ini kelar tahap pertama. Setelah itu, Pemkab akan lanjutkan di tahun anggaran 2027. Sisi selatan akan diteruskan sampai tembus ke jalan sisi barat kawasan, sedangkan sisi utara akan disambung langsung ke jalan provinsi. Kalau itu sudah nyambung semua, Stadion GDJ bakal punya lingkar jalan sendiri. Mau masuk dari arah mana pun, lancar.
🎯 Kenapa Warga Harus Bangga?
Ini bukan cuma soal stadion. Ini soal Kediri yang makin siap jadi tuan rumah event besar. Jalan lebar, akses aman, standar PSSI terpenuhi. Kalau infrastruktur sudah beres, bukan mustahil GDJ nanti jadi langganan jadi venue Piala Nasional atau bahkan konser besar. Ekonomi sekitar stadion juga pasti ikut hidup.
Intinya, proyek pelebaran jalan ini adalah fondasi. Fondasi agar Gelora Daha Jayati tidak hanya megah bangunannya, tapi juga nyaman dan aman aksesnya. Kita tunggu hasilnya bulan depan, dan semoga pembangunannya lancar tanpa kendala cuaca. Kediri sedang berbenah, dan kita jadi saksi prosesnya.
RINGKASAN CEPAT
Sumber: Dinas PUPR Kabupaten Kediri • 19 September 2026 • #KediriMembangun