Visualisasi Internal: Menata niat dan ilmu melalui untaian doa, mencari keberkahan di setiap detik ibadah yang kita jalani.
1. Doa Berbuka Puasa (Sesuai Sunnah)
Mengucapkan doa saat berbuka adalah salah satu waktu mustajab. Berdasarkan hadits riwayat Abu Daud, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk mensyukuri nikmat kembalinya kesegaran tubuh setelah seharian menahan haus.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan tetaplah pahala, insya Allah."
2. Doa Mohon Kekuatan dalam Beribadah
Seringkali kita merasa berat dalam menjalankan ibadah. Doa ini adalah wasiat Rasulullah kepada Mu'adz bin Jabal agar tidak pernah lupa memohon pertolongan Allah agar lisan dan hati kita dimudahkan untuk terus berdzikir dan bersyukur.
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.
Artinya: "Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu."
3. Keberkahan dalam Sahur
Sahur bukan sekadar makan di dini hari, melainkan di dalamnya terdapat keberkahan. Membaca doa sebelum makan sahur membantu kita menetapkan niat bahwa energi yang didapat akan digunakan sepenuhnya untuk ketaatan kepada Allah.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinaa 'adzaaban naar.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah apa yang telah Engkau rezekikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Mari Saling Mendoakan:
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
"Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu."
Catatan: Konten ini disusun sebagai pengingat diri bagi penulis yang juga masih dalam tahap belajar. Semoga bermanfaat.
EmoticonEmoticon